Selasa, 26 April 2016

5 Kesalahan Optimalisasi SEO

Ketika membicarakan tentang Optimalisasi SEO, maka kehati-hatian adalah hal yang penting. Hal ini karena algoritma dari mesin pencari saat ini, terutama Google, sangatlah fokus pada kualitas dalam menilai apakah situs tersebut layak atau tidak berada di SERP. Satu saja kesalahan dapat membuat website Anda terkena pinalti. Untuk itu, dalam pembahasan kali ini Anda akan diajak untuk mengetahui apa saja kesalahan yang biasa dilakukan para pemilik website saat melakukan optimalisasi SEO.
  • 1. Duplikasi konten

Mesin pencari menginginkan konten yang fresh, bermanfaat, bermutu, dan unik. Jadi, jika blog atau website yang Anda bangun tidak menyuguhkan konten seperti itu, maka Anda akan sulit untuk bertarung di SERP.

Duplikasi konten atau sering kita sebut dengan nama “copy paste” adalah salah satu kegiatan yang tidak disukai oleh mesin pencari. Mereka menginginkan konten yang unik, bukan ganda.
  • 2. Kata kunci berlebihan

Dalam dunia SEO, hal semacam ini sering disebut dengan nama “Keyword Stuffing”. Biasanya indikasinya ada pada hitungan keyword density. Dalam sebuah konten dengan jumlah kata tertentu Anda hanya boleh menempatkan kata kunci dengan jumlah tertentu pula. Berlebihan dalam menempatkan kata kunci pada isi dari konten akan membuat mesin pencari menganggap Anda melakukan spamming dan ini adalah tindakan SEO yang buruk.

Menempatkan kata kunci pada judul, deskripsi, dan paragraf pertama pada konten sudah lebih dari cukup.

Optimalisasi SEO

  • 3. Menempatkan banyak iklan

Salah satu cara yang bisa dilakukan oleh pemilik blog untuk mendapatkan pemasukan adalah dengan menempatkan iklan pada halaman blog mereka. Ha ini tentu tak mengapa. Namun berbeda manakala jumlah dan jenis iklannya menggangu.

Iklan yang baik adalah yang jumlahnya tidak terlalu banyak, cocok dengan apa yang diinginkan oleh pengunjung (aktif dengan AdChoices) dan tidak mengganggu pengunjung saat membaca konten. Sedangkan menempatkan iklan terlalu banyak dengan jenis yang beragam, terlebih iklan melayang, pop up atau yang sejenisnya sangat tidak disukai oleh pengunjung, termasuk juga oleh mesin pencari. Bahkan dewasa ini banyak kabar beredar bahwa Google akan memblokir blog-blog yang menayangkan iklan pop up.
  • 4. Desain yang buruk

Desain sangat berpengaruh pada bounce rate atau waktu pengunjung saat berada di dalam blog Anda. Oleh sebab itu, manakala desain yang disuguhkan amat buruk, dengan tampilan yang merusak mata, teks-teks tersembunyi, navigasi yang tidak user-friendly ataupun berat, maka mesin pencari akan menganggap blog Anda tersebut tidak layak untuk ada di halaman pertama mesin pencari. Untuk itu, penting memilih desain yang bukan hanya seo-friendly, namun juga cocok untuk para pengunjung.
  • 5. Backlink tidak berkualitas

Backlink seperti mata pisau. Jika digunakan dengan baik, sesuai pada tempatnya, akan memberikan efek yang positif. Namun jika digunakan dengan cara yang tidak benar, berlebih-lebihan, tidak berkualitas, maka yang timbul hanyalah dampak negatif.

Ada banyak faktor yang membuat suatu backlink dikatakan kurang baik. Diantaranya yang paling umum adalah backlink tersebut tidak berkualitas, dinilai dari sisi sumbernya maupun letak dari backlink itu sendiri. Jika backlink bersumber dari situs dengan kualitas yang buruk, maka backlink tersebut juga buruk. Jika backlink diambil dari situs spam, maka baclink tersebut juga dinilai spam. Selain itu, nilai backlink di dalam konten berbeda dengan di luar, entah itu di sidebar atau footer.

Backlink tidak berkualitas juga bisa dinilai dari variasi. Jika backlink menggunakan anchor text yang sama dan IP yang sama pula, maka bisa jadi mesin pencari menilai backlink tersebut juga buruk.


Selain itu, backlink juga dikatakan buruk apabila penerapannya tidak konsisten. Contohnya adalah backlink yang diterapkan dalam jumlah banyak hanya dalam 1 hari dan tidak pernah menerapkannya lagi pada hari-hari berikutnya.

Untuk layanan jasa backlink murah dan terbaik di Indonesia,
Kunjungi : http://jasa-backlink.net

Tidak ada komentar:

Posting Komentar